Wednesday, October 29, 2008

Back to Basic

Php-er,

Berapa banyak dari kita yg mau jadi expert ehh malahan jadi nya brantakan, sana sini coding harus diperbaiki krn kurang rapi atau kurang tepat. Pengalaman gw sendiri yahh ga jauh beda. Dan gw berhenti sejenak dan berpikir sambil koreksi. Ada apa dengan gw?

Bukankah kita semakin byk coding semakin berpengalaman dan lebih jeli dlm perencanaan, so minim utk hal perbaikan dlm hal kerapian dan extendable... Tp justru kebalikannya semakin kita maju semakin byk yg harus di rubah. Ok ini pertanda baik krn kita tau apa yg salah dan kita perbaiki.

Semakin dipikirin dan dievaluasi ternyata permasalahan paling mendasar gw sering lupakan yaitu perencanaan, perencanaan dan perencanaan yg lebih matang lagi. Sehingga kita bisa meminimalisasi hal2 yg gw sebutin di atas.

Jadi memang kita harus kembali ke hal yg paling mendasar. Yang dimana kita sering kali kita lupakan krn kita berpikir kita udah di tingkat advance dan gw ga perlu lg yg basic. Dan lagi-lagi basic nya adalah code clarity.

Kita diajarin dan ditekanin standard coding guidelines. Yg terkadang kita suka langgar alhasil kerjaan 5 bulan lalu ngebug dan waktu di buka kita nya yg stress.
Tongkrongin monitor just to figure out what the heck these sections for...

Penghujung artikel ini don't hestitate to check this one out Standard Coding Guidelines

Sunday, October 12, 2008

Work Horse


Php-er,

Pada artikel kali ini, gw mau bagiin pengalaman yang mungkin di alami oleh byk coder2 lain nya. Pengalaman gw, harus mengetik perintah dan logika yg sama berulang2, lost focus dari suatu/bbrp logika, lupa kunci yg menghubungkan dari suatu proses ke proses yg lainnya yg pada intinya menghabiskan byk waktu.

Ok, artikel sebelum ini gw pernah sebutin "Work Smart", begini ceritanya pilah2 logika2 tersebut menjadi bagian yg lebih kecil dan bentuk mereka menjadi fungsi. Dan ketika ada fungsi yg sama/mirip kegunaannya bingo! Itu dia, kita buat 1 file global dan simpan fungsi tsb disana. Sehingga kita hanya perlu memanggil dan menggunakan nya kembali.

Dan pada artikel ini akan gw bagiin pengalaman gw dlm membentuk fungsi2 tsb. Apa saja yg perlu diperhatikan:

1. variable input
2. daur hidup

Kita mulai dari variable input, penamaan dan cakupan harus diperhatikan contoh:


function showInfo($name1, $name2, $name3){

...
}


dimana $name1 adl first name, $name2 adl nick name dan $name3 adl last name. Variable benar tetapi kurang tepat. Seharusnya variable di gunakan showInfo($firstName, $nickName, $lastName), maka coder akan lebih mudah memasukan input utk variable fungsi ini.

Daur hidup, dimana fungsi sebanyak mungkin dpt mengakomodasi coder utk proses suatu logika, misal


function showInfo($firstName, $nickName, $lastName){

...
}


Diperlukan utk proses prompt ke user, ucapan selamat datang dan ucapan sampai jumpa.
Tanpa fungsi ini kita harus menuliskan:


echo $firsName;
...


secara berulang kali tetapi dengan fungsi kita cukup panggil showInfo($firstName, $nickName, $lastName);

Di penghujung artikel ini ada 1 pertanyaan Code yg menjadi WorkHorse atau anda?

Contoh applikasi nyata dpt di donlod disini

GBU, code for life, code with ethic.